after I've lost two of my best friends,I Dropout AGAIN from that school,its crushed me to the bones,I desperate,insane,and alone,I waste my second chance,but I dont know why I wont give up yet,not this time, I just can surrender like this,aku mulai cari pekerjaan demi ngringanin beban keluarga yg udah sangat amat susah mengurusiku,aku kerja di Rental PS Black di deket SMP 4 DEPOK (deket Special Sambal),aku mulai nata hidup dengan caraku sendiri,aku punya pacar yg begitu memperhatikanku waktu itu,aku bebas,terbebas dari mimpi buruk itu,aku mulai sekolah lagi di Kejar Paket C (kalimambu,deket UST),pindah kerja ke rental DVD Simba Disc (depan pasar kolombo jakal),waktu itu awal tahun 2011...Tahun yg kusebut TAHUN GELAP, why?,because i got FIRED from my job (gara2 ada seorang temenku yg nyolong) and my girl FIRED me too (tepat sebelum hari 2 tahun kami jadian),diputus kemarin,dipecat hari ini (FUCK!),and God gave me virus in my brain!,padahal ditahun itu aku udah anti ama yg namanya drugs dan alcohol,tapi aku tahu Yang Diatas sedang menguji seberapa kuat Iman dan mentalku...
sekarang aku ingin kembali memperjuangkan apa yg dahulu 2 sahabatku ingin perjuangkan,MENYUARAKAN KESETIAAN,bahwa manusia lebih setia daripada ANJING,setia dengan keluarga,teman,saudara,pasangan,dan tentu saja setia dengan kebaikan...
dan aku pun bertemu dengan seorang idiot lulusan Pondok pesantren Gontor,dia tolol,tapi dia ahli dalam melakukan ketololan,that's why I like him,sampai suatu saat aku bermimpi...
"Seorang gadis kecil berada ditengah2 sebuah desa yg telah hancur akibat perang atau suatu bencana,dengan wajah polos yg berbalur noda arang,dia menghampiriku,dia tarik tanganku,entah mau diajak kemana,kami berjalan melewati desa yg porak poranda itu,kami lewati mayat demi mayat yg terbaring di atas tanah yg merah,sesekali dia berkata bahwa salah satu mayat itu kerabatnya,tiba2 dia berhenti,menunjuk ke tanah, menunjuk ke sebuah tanaman kecil hijau,yg entah kenapa terlihat begitu segar,sangat kontras dgn sekitarnya, setetes embun jatuh dari salah satu helai daunnya,ketika menyentuh tanah embun itu bercahaya terang menyilaukan mataku,terpejam sejenak dalam keheningan,ketika kubuka mata,aku sudah berada di atas panggung termegah yg pernah kulihat,ribuan orang menatapku...serentak mereka berteriak...ENCORE...!!!"
from now,I believed if we dream something,we can make it true...so I built a new band that unnamed until now,with that guy from Gontor,dengan kendala kami tidak punya seorang bassist,entah kenapa aku ingin anak Gontor itu menjadi Drummer,dan aku tetap berkeinginan bahwa 3 orang lebih dari cukup, Gitar dan vocal akan tetap ada padaku,dan pencarian bassist masih berlanjut...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar